Pernah tidak kita merasakan sedih setelah bahagia? atau sebaliknya, merasakan bahagia setelah sedih, pada satu waktu?
Aku merasa setiap orang pernah mengalami hal semacam ini. Mengalami kondisi terbalik dari kondisi awal yang dia alami, dan sering kali kondisi baru tersebut malah merusak atau mungkin malah menghilangkan rasa yang ada pada kondisi sebelumnya.
Begini, misalnya ada seseorang yang berhasil meraih sesuatu impian yang diharapkannya selama ini, kemudian dia bersenang-senang, berbahagia dan menganggap itulah hari terbaik untuknya. Namun, ditengah euforia tersebut Tuhan mengirimkan sebuah kondisi buruk untuk orang tersebut. Singkatnya, dia akhirnya kecewa mendalam, sedih dan sebagainya karena hal buruk itu menimpa saat dia bahagia-bahagianya.
Well, cuman ingin berbagi pikiran. Mungkin saja, kekecewaan (atau semacamnya) dapat terjadi karena kita tidak memiliki ‘ruang’ untuk hal yang lain. Maksudnya, ketika kita berbahagia dan mengisi seluruh perasaan kita dengan kebahagiaan tersebut, lalu kita tidak memberikan ‘ruang’ untuk hal yang lain, kemungkinan untuk kecewa, sedih, terpuruk ataupun lainnya jauh lebih besar dibandingkan jika kita telah siap dan memberikan ‘ruang’ untuk hal yang lain. Sama halnya ketika kita bersedih, disaat kesedihan memenuhi seluruh perasaan, kita akan susah untuk bangkit, karena kita tidak memiliki ‘ruang’ itu, kita terlalu larut dalam kesedihan yang kita alami.
"Sepertinya ini mulai sulit untuk dipahami"
Emm. Pada akhirnya kita akan selalu membutuhkan yang namanya ‘ruang’. Termasuk didalam kondisi sulit sekalipun.
‘Ruang’ untuk sedih dikala bahagia'Ruang’ untuk kecewa dikala berharap‘Ruang’ untuk jatuh dikala berjuang'Ruang’ untuk bangkit dikala jatuh‘Ruang’ untuk bahagia dikala sedih‘Ruang’ untuk percaya dikala kecewa
dan berbagai macam ‘ruang’ untuk kondisi-kondisi yang kita rasakan. ‘Ruang’ ini akan berguna untuk menjaga kita agar kita tidak terlena ataupun terpuruk dalam satu kondisi. ‘Ruang’ ini jugalah yang akan menjadikan diri kita ikhlas dan menerima setiap ketentuan yang telah diberikan olehNya.

exelent..
BalasHapus