Air hanya mengalir ke satu arah, tidak peduli apa pun yang terjadi. Anda takkan bisa melihat air yang maju terus tiba-tiba mundur. Ketika ada batu atau karang besar di tengah sungai, apakah air akan menyerah dan mundur ke belakang? Apakah air akan berkata, “Wah, ada batu besar di depan. Aku takkan bisa melewatinya. Mundur aja, ah."
Meski ada batu sebesar apa pun, air akan tetap mengalir maju, melewati batu dengan mengalir ke sisi kiri dan kanan batu. Meski Anda berusaha menghalangi jalannya air dengan membangun penahan sungai, air akan terus mengalir. Seperti bendungan, meskipun air ditahan, ia akan tetap maju dan dalam waktu lama akan terkumpul banyak dan lebih tinggi dari bendungan dan meluber keluar. Hebatnya, semakin ditahan, semakin besar kekuatan air. Air tidak pernah sekalipun berpikir untuk berbalik arah. Air tidak pernah mundur hanya karena ada penghalang di depan.
Anda bisa belajar dari air yang mengalir. Anda harus maju dan tidak berpikir untuk mundur saat ada rintangan di depan. Jika Anda menemui rintangan, ambillah jalan lain untuk melewatinya, bukannya mundur, seperti air yang melewati sisi kiri dan kanan batu. Air tidak pernah mundur, Anda pun juga jangan mau kalah dengan air.
Air juga tak gentar meski sudah berada di tepi jurang dari air terjun. Ia akan terus mengalir dan jatuh ke bawah dan kemudian mengalir lagi ke depan. Begitu juga, ketika Anda menemui sesuatu yang membuat Anda gentar, Anda harus berani menghadapinya daripada menghindarinya dan menyerah.
Note : Hey, bagi kamu-kamu yang bosan dengan rutinitas kota, Krueng Kaleng adalah salah satu tempat yang bisa anda kunjungi untuk membuat otak dan mata kamu fresh kembali.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar