Senja datang dan aku menangis
Sejadi-jadinya agar ia tahu hati ku tengah teriris
Mengingat lengkung bibirnya yang begitu manis
Mengingat senja dengan barisan katanya yang puitis
Sedikit berbeda tentang senja akhir tahun ini
Ada sedikit lara dari seseorang yang pernah datang
Yang telah berhasil menumbuhkan cinta, padanya dan senja
Tentang senja yang begitu indah
Seindah itulah aku mencoba berkisah
Senja memang sementara tapi aku berharap kamu pun tak juga sementara
Hingga rona jinggamu mulai menghangat
Mengajarkan ikhas dan berserah setiap saat
Seolah tahu puing rasa ini tak perlu disimpan sampai berkarat
Senja, bawa saja rindu ini bersamamu
Jangan ingatkan lara pada hatiku saat kita bertemu
Bawakan lagi aku rindu, rindu yang lain, rindu yang jika boleh jangan yang sesakit ini
Sungguh senja kali ini begitu pilu
Bersama tapi tak saling membagi waktu
Mungkin seperti itulah kita dulu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar